Friday, February 9, 2024

Install OpenWrt di Wyse Cx0 Mini PC

Sudah lama sekali saya tidak mengikuti perkembangan OpenWrt, ternyata sudah banyak sekali perubahan. Terakhir kali saya post di blog ini tentang OpenWrt pada tahun 2020 yang lalu. Sejak saat itu saya sudah vakum di OpenWrt, begitu pula di Engima2. Salah satu perubahan mencolok yang saya rasakan yaitu interface LuCI yang sudah jauh berubah dari terakhir saya setting Movistar ASL saya. OK, kita lanjut ke device yang kali ini juga sudah cukup jadul, yaitu Dell Wyse Cx0.

Wyse Cx0 ini adalah sebuah komputer client. Sebenarnya ia lebih cocok boot via jaringan daripada flash drivenya yang hanya berukuran 128 MB. Tapi, karena ini device sudah cukup jadul saya pikir lebih baik digunakan untuk OpenWrt x86 saja. Kebetulan dengan ukuran flash drive internal sekecil itu cocok sekali untuk OpenWrt yang juga saat diextract hampir mendekati full (122 MB).

Cara menginstallnya masih menggunakan cara lama dulu, yaitu menggunakan Live SliTaz (Cek di tab OpenWrt x86 di blog ini). Hanya bedanya SliTaz saya load dari Ventoy, bukan dari UnetBootIn. Sedangkan file image saya copy ke flashdisk lain karena SliTaz di Ventoy tidak bisa melakukan mount usb layaknya di UnetBootIn.

Pengaturan BIOS pada Wyse Cx0 untuk boot pertama alihkan ke USB terlebih dahulu, baru setelah terinstall dikembalikan ke internal flash drivenya. Untuk koneksi wifi sendiri saya gunakan TL-WN321G dengan speed maksimal di 54 Mbps. Lain waktu mungkin lebih baik diganti ke yang support 5G dari TP Link. Ada sih RTL-8812AU saya, tapi sepertinya belum sepenuhnya bisa digunakan di OpenWrt x86 yang saya install ini (entah error di mana).

Paketan di OpenWrt x86 ini ternyata tidak sepenuhnya menginstall paket utama untuk akses point terutama "hostapd". WPA Supplicant juga tidak secara default terinstall, jadinya harus konek terlebih dahulu dari LAN yang difungsikan sebagai client ke laptop Lenovo Yoga saya sebagai routernya.

TL-WN321G jadi Akses Poin OpenWrt

Lumayanlah, koneksinya lebih stabil daripada router jadul saya si Movistar ASL. Secara device sebenarnya ASL dan Wyse ini sudah sama-sama tua, hanya saja saat ini saya belum punya device baru untuk digunakan sebagai router OpenWrt.

Sunday, June 14, 2020

Port 1 - 2 - 3 Jadi WAN di ASL-26555

Sebelumnya saya pernah posting cara menjadikan port 4 di router ASL-26555 menjadi port WAN. Kali ini, saya robah jadi port 1, 2, dan 3 saja sebagai port WAN, sedangkan port 4 untuk LAN (koneksi ke pc client saya). Tapi, untuk postingan kali ini saya tidak akan menjelaskan panjang kali lebar, cukup dengan dua screenshot saja ya. Setting lengkapnya baca di postingan sebelumnya.

Berikut settingan sebelumnya (port 4 sebagai port WAN):


Dan yang ini setelah disetting lagi (port 1, 2, dan 3 sebagai port WAN):


Ingat, susunan portnya dibalik ya, di router fisiknya port 1 tapi di openwrt VLAN tertera port 4.

Have fun!

Thursday, July 20, 2017

ZTE MF823 Cocok dengan MoviStar ASL26555

Lama tidak main-main dengan router OpenWrt, akhirnya punya juga modem 4G buat ditest menggunakan router murah meriah MoviStar ASL26555.

Modemnya juga alhamdulillah, dapat harga murah meriah dari Pak Hans Parabola. Pokoknya kali ini benar-benar terasa berkah dapat alat baru yang bisa saya gunakan buat oprekan di OpenWrt ini.

Modem ini menggunakan 'rndis' (kalau tidak salah saya itu istilah yang digunakan secara teknis pada linux), dan kebetulan untuk keperluan itu sudah ada pada firmware OpenWrt yang dulu pernah saya compile. Jadi, cukup colok saja modemnya, langsung konek antara router ke modem dan modem ke internet tanpa sutang seting lagi.

Cukup stabil, saya setting LTE Only supaya tidak bolak-balik tukar jaringan, menggunakan kartu TRI. Untuk Telkomsel sepertinya musti ditambah 'pigtail' lagi supaya bisa dapat sinyal (untuk kali ini Telkomsel agak ketinggalan lah dari TRI di tempat saya).

Router MoviStar yang digunakan ini hanya sebatas untuk koneksi internet, tidak ada fitur-fitur lain yang saya gunakan (baik itu media server, print server, dan lain sebagainya). Sepertinya lain waktu saya butuh satu lagi modem ZTE MF823 ini. Recommended untuk yang tidak ingin pisang pusing seperti saya.

Saturday, July 23, 2016

Cara Simple Install OSCam di Router

Rame juga yang suka OSCam di router, terlebih makin asyik karena beberapa update enkripsi yang ter'hacked' oleh para ahli di luar sana.

Sebenarnya install OSCam itu nggk sulit, hanya saja caranya yang sedikit bervariasi. Ada yang memilih cara manual (kayak saya), ada pula yang lebih suka cara otomatis (pun kayak saya).

Cara manual adalah dengan melakukan copy paste file-file yang diperlukan untuk menjalankan OSCam di router. Sedangkan otomatis itu karena file sudah all in one dalam satu paketan, kita tinggal eksekusi perintah install dan OSCam pun siap digunakan (minimal disetting sedikit lagi via WebIF OSCam).

Baiklah, saya tidak suka berpanjang dikali lebar, takutnya saya ditegur oleh sahabat saya di provinsi sebelah. Sudah lumrah, terlalu panjang kasian ibu-ibu, terlalu lebar kasian para bapak. Aduh aduh aduh!!! Langsung saja!
  1. Login ke LuCI
  2. Klik "System"
  3. Klik "Software"
  4. Copypaste link file OSCam .ipk ke kota isian "Download and install package"
  5. Klik OK
Tunggu beberapa saat, OSCam akan diinstall. Setelah selesai, akan diberitahukan cara ngakses ke Webif OSCam untuk melakukan konfiguras sesuai keinginan.

Oh iya, hampir lupa. Pastikan router sudah terkoneksi ke internet dan space router masih cukup untuk install OSCamnya.

Selamat ber-oscam-ria!

Wednesday, April 27, 2016

Port 4 Jadi Port Wan di ASL26555

Masih dengan router Movistar ASL26555, versi CC yang saya share sebelumnya. Kali ini jika ingin memfungsikan port lan yang nomor 4 sebagai power wan, maka bisa dilihat pada screenshot berikut ini:


Sesuaikan setting Switch seperti pada gambar di atas. Kalau kurang jelas, klik saja gambarnya. Selanjutnya, edit interface wan yang ingin kita gunakan (boleh bikin baru bila perlu), pastikan protocolnya DHCP Client, dan physical settingsnya pada eth0.2.



Dengan setting seperti di atas, maka port 4 yang sebelumnya berfungsi untuk lan sekarang sudah bisa digunakan sebagai wan.


Semoga bermanfaat.

Sumber:
https://forum.openwrt.org/viewtopic.php?id=57305

Monday, April 25, 2016

Movistar ASL26555 8MB GoldenOrb - Scrypt

Status Modem
Kangen dengan Scrypt dari bro Mikodemos di OpenWrt CC? Khususnya lagi di Movistar ASL26555 8MB, terkhusus lagi pake GoldenOrb? Mudah-mudahan cocok buat teman-teman yang hobby menggunakan OpenVPN di router dengan kombinasi GoldenOrb dan Scrypt-Mikodemos ini. Hanya saja, saya rasa router ini kekurangan memori pada request tertentu yang dilakukan oleh Scrypt. Misalnya ketika ingin melihat "Status Modem", prosesnya akan berlangsung lama dan kadang requestnya lost.

Saya cek memori memang habis mendekati nol. Andai saja router ini menggunakan setidaknya 64MB pada ramnya, maka router ini akan sempurna ketika menggunakan firmware GoldenOrb plus Scrypt-Mikodemos. Kalau pandai solder menyolder, boleh tuh ditambahkan 32MB lagi ramnya (tutorial bisa dilihat di halaman ini).

Baiklah, langsung ke acara pokok. Untuk firmware GoldenOrb yang sudah dimasukkan secara default paket-paket dependensinya bisa didownload di sini:
openwrt-MAXX-08-ramips-rt305x-asl26555-8M-squashfs-GOrb4Scrypt.bin

Untuk file Scrypt-Mikodemos yang sudah dalam format file .ipk, download di link berikut:
Scrypt-Mikodemos_1.000-1_all.ipk (khusus untuk GoldenOrb Movistar-Maxx)
Scrypt-Mikodemos_1.000-2_all.ipk (khusus untuk firmware lain versi CC)
("Klik kanan > Save Link As" seandainya browser gagal mendownload file .ipk)

Cara install file .ipk sudah pada tau kan ya? Lah!!!! Masa' iya udah pada lupa. Ck ck ck! Ya udah, caranya seperti ini:
  • Upload file Scrypt-Mikodemos tersebut ke folder /tmp di router (pake apa aja boleh yg penting filenya bisa masuk ke sana.
  • Login ke ssh router via putty (ambil yang mudah saja), lalu masuk ke folder /tmp tadi dengan command: cd /tmp
  • Eksekusi lagi command line, seperti ini: opkg install --force-overwrite Scrypt-Mikodemos_1.000-1_all.ipk
  • Jika sudah selesai, akses login menggunakan username dan password = admin.

Udah, segitu aja. Tunggu proses installasi selesai, maka router ASL26555 GoldenOrb sudah terinstall Scrypt-Mikodemos. Selamat ber-OpenVPN-ria!

Note:
The author of the Scrypt i.e Mikodemos Ragil deserves the credit for his work. Thanks to him for making this easy to setup OpenVPN on our router.

Tuesday, April 19, 2016

GoldenOrb di Movistar ASL26555

Nyoba resep 'masakan' GoldenOrb dari Ofmodemsandmen di Movistar ASL26555 8MB, alhamdulillah tadi malam matang juga. Layaknya compile OpenWrt yang lainnya, prosesnya juga sama lamanya di VPS sana. Untuk versi ini merupakan test build yang ke sekian kalinya, dan baru bisa konek di versi CC.

Saya sudah coba di versi BB pake FunnelWeb, compilasi berhasil tapi modem tidak bisa konek juga (entah di mana letak kesalahannya, sudah tidak saya cari lagi). Jadi saat ini, untuk ASL26555 tetap di versi CC saja (kebetulan pula untuk versi AA tidak ada profilenya jika ingin compile versi Huntsman).

Tidak banyak paketan yang disertakan di build versi GoldenOrb ini, yang penting diusahakan modem bisa konek saja. Untuk ext-root nanti saja jika sudah diperlukan, apalagi router ini hanya menyediakan 1 port usb. Untuk tema, pada dasarnya GoldenOrb memakai default theme Material. Tapi, karena saya pada awalnya lebih menyukai tema jadul (openwrt), jadi tema defaultnya pake itu. Namun, disarankan setelah melakukan flashing ke AS26555 langsung saja ganti tema ke Material sebab fungsi "Modem" di tema jadulnya tidak bisa maksimal (ada baris kode yang error).

Udah tau kan cara ganti tema? Ahhhh... masa' sih blom tau:
System > Language and Style > Design

File firmware OpenWrt GoldenOrb (yang saya ganti jadi Movistar-Maxx) bisa didownload di sini:
http://pedode.com/index.php?dir=OpenWrt%2FRamips%2FRT305x%2FCC%2F

Pilih nama filenya:
openwrt-MAXX-08-ramips-rt305x-asl26555-8M-squashfs-GoldenOrb.bin

Untuk memfungsikan tombol 'wifi' (wps) pada router ini, silakan ditambahkan fungsi Sistem Buttons seperti pada screenshot berikut:
Tombol wifi ASL26555
Silakan dicoba, mudah-mudahan cocok dengan seleranya.

Update:
25 April 2016 - openwrt-MAXX-08-ramips-rt305x-asl26555-8M-squashfs-sysupgrade.bin
Tema default dan hanya Material.

Thursday, March 10, 2016

Solusi Modem Idle, Koneksi Terputus

Sering mengalami koneksi terputus dan tidak bisa konek lagi kecuali modem dicabut lalu colok kembali? Kalo iya, berarti kita mengalami kasus serupa, dan sebel juga musti colok cabut colok modem terus-terusan.

Saya mengalami hal ini pada dua router yang saya gunakan:
Option GlobeSurfer X.1 + ZTE MF627 + Axis
HG553 + Huawei 226 + Axis

Entah kurang daya, atau memang sudah error darisananya, yang jelas pada led modem ZTE selalu mati setelah beberapa waktu modem digunakan (modem kepanasan juga sih). Mengatasi hal ini, saya pake script yang diposting bro Tisaros Kaskus di group OpenWrt Indonesia di FB, dan saya edit sedikit seperti di screenshot. Silakan diedit sesuai dengan keperluan masing-masing, baris inti ada pada "usbreset" (opkg install usbreset dulu jika belum terinstall di routernya).

usbreset 12d1:1001

Bacanya bisa via lsusb, dimana pada contoh di atas artinya: ProductID 12d1 dan VendorID 1001. Script lengkap seperti ini bisa juga dipake:
#!/bin/sh
nogoklok="60"
while true;do
         if ! ping -q -c 1 -W 60 8.8.8.8 &>/dev/null;then
                   profile stop &>/dev/null
                   sleep 5 &>/dev/null
                   usbreset 12d1:1001 &>/dev/null
                   sleep 20 &>/dev/null
                   profile start &>/dev/null
         fi
         sleep $nogoklok &>/dev/null
done
Pada baris "profile stop" dan "profile start" itu karena saya menyesuaikan dengan HG553 yang sudah terinstall Scrypt Mikodemos. Ganti saja pake "ifup dan "ifdown" juga bisa sesuai dengan nama koneksi di routernya. Sedangkan baris "sleep $nogoklok &>/dev/null" itu saya suka-suka saja, silakan klo mau diedit juga.

Dah, segitu aja ya, pintar-pintar mengedit saja. Oh iya, script asli ada di sini:
Koneksi mode on demand + Anti Idle

Wednesday, December 9, 2015

OSCam Emu di HG553

Berhubung lumayan juga yang request cara menjalankan OSCam (khususnya yang ada EMU di dalamnya) di HG553 atau router lain, berikut saya ketik saja langkah-langkah ringkasnya. Untuk praktek, ambil file binary oscamnya di sini:
OSCam PowerMod11190

Ok, jangan lupa rename dulu filenya jadi "oscam" biar lebih mudah dalam pemanggilan oscam di terminal command linenya.

Copykan file "oscam" tadi ke folder (di router HG553):
/usr/bin

Boleh pake cara yang mana saja menurut teman-teman lebih mudah, mau pake WinSCP atau file transfer lainnya (misalnya saya di Linux Mint via Caja), yang penting happy. Jangan lupa attribut file oscamnya juga dipastikan sudah "executable", jika belum bisa dieksekusi juga via WinSCP atau via command line saja:
chmod +x /usr/bin/oscam

Nah, jika proses di atas sudah dilakukan. Silakan test file oscamnya apakah sudah bisa running. Ketik saja di terminal:
oscam

Nanti akan muncul pesan-pesan sponsor selanjutnya. Perhatikan baik-baik, jika ada error pada library tertentu yang belum terinstall di router, maka jangan ragu untuk "opkg install" kekurangan tersebut sampai semua dependensi terpenuhi dan oscam bisa jalan normal. Tidak usah pusing-pusing dulu mau bikin file configurasi (.conf), nanti bisa dibikin via WebIf OSCamnya di alamat:
http://192.168.1.1:8888

Pengisian file-file lain juga silakan via WebIf. Jika semua sudah OK, silakan tambahkan baris "oscam -b" di rc.local agar setiap kali router startup maka oscam sudah jalan di background.

Enjoy the show!


Contoh Error:
09:14:13 00000000 s >> OSCam <<  cardserver log switched, version 1.20-unstable_svn, build r11190 (mips-openwrt-linux-uclibc)
09:14:13 00000000 s     (main) System name    = Linux
09:14:13 00000000 s     (main) Host name      = ROOter
09:14:13 00000000 s     (main) Release        = 3.3.8
09:14:13 00000000 s     (main) Version        = #2 Mon Dec 1 22:31:22 WIT 2014
09:14:13 00000000 s     (main) Machine        = mips
09:14:13 00000000 s     (main) creating pidfile /tmp/.oscam/oscam.pid with pid 3250
09:14:14 00000000 s [Emu] oscam-emu version 728
09:14:14 00000000 s     (main) signal handling initialized
09:14:14 00000000 s   (config) ERROR: Cannot create file "/var/keys/oscam.srvid2.tmp" (errno=2 No such file or directory)
09:14:14 00000000 s   (reader) emulator [emu] creating thread for device emulator
09:14:14 00000000 s     (stat) loadbalancer: could not open /tmp/.oscam/stat for reading (errno=2 No such file or directory)
09:14:14 00000000 s     (main) waiting for local card init
09:14:14 4750DFBE r cannot open key file path: /var/keys
09:14:14 4750DFBE r        (-) -- Skipped 1 duplicated log lines --
09:14:14 4750DFBE r   (reader) emulator [emu] Reader initialized (device=emulator, detect=cd, mhz=357, cardmhz=357)
09:14:14 00000000   [Emu] info: FFDecsa parallel mode = 64
09:14:14 2AE13B90 h    (webif) webif: decompressed 181871 bytes back into 425296 bytes
09:14:14 2AE13B90 h    (webif) HTTP Server running. ip=0.0.0.0 port=8888
09:14:15 4750DFBE r   (reader) emulator [emu] card detected
09:14:16 4750DFBE r   (reader) emulator [emu] found card system emu
09:14:16 4750DFBE r   (reader) emulator [emu] THIS WAS A SUCCESSFUL START ATTEMPT No  1 out of max alloted of 1
09:14:16 4750DFBE r cannot open key file path: /var/keys
09:14:16 00000000 s        (-) -- Skipped 1 duplicated log lines --
09:14:16 00000000 s     (main) init for all local cards done
09:14:16 00000000 s (emmcache) loading emmcache disabled since no reader is using it!
09:14:16 00000000 s (emmcache) loading emmstats disabled since no reader is using it!
09:14:16 00000000 s (anticasc) anti cascading disabled
09:14:16 7A5841AD c   (client) plain dvbapi-client granted (anonymous, au=off)
09:14:17 7A5841AD c   (dvbapi) ERROR: Could not detect DVBAPI version.
Solusi:
mkdir /var/keys 

Tuesday, October 6, 2015

Install OpenWrt di Option GlobeSurfer X.1

Berhubung banyaknya permintaan untuk melakukan installasi OpenWrt di router mungil Option GlobeSurfer X.1 dan sejenisnya (logo lain, misalnya STC), maka saya coba tulis tutorialnya sesederhana yang saya bisa. Mohon maaf kalau ada bahasa yang kurang jelas, harap dimaklumi ya. Nah, langsung ke pokok acara saja, jangan terlalu panjang dan lebar (nasihat pak ustad dari provinsi sebelah kepada saya: kalau terlalu panjang ibu-ibu nanti menjerit, dan jika terlalu lebar pula nanti bapak-bapak pada ngeri). Maaf beribu maaf, ngeBRICK saya tidak tanggung ya bos.

Persiapan:
  • Software TFTP Server
  • PuTTy atau Terminal dengan Minicom
  • File OpenWrt GSX1 (bisa didownload di sini untuk versi huntsman)
  • Kabel USB TTL
  • Kabel LAN
  • Obeng Plus
  • Air Putih (barangkali haus)

Baiklah, setelah persiapan, yuk kita mulai dengan membongkar router menggunakan obeng. Cari dan temukan letak 'sekrup' di bagian bawah router, tepatnya seperti foto berikut ini (maaf kalau fotonya kabur, cuma 3MP kameranya):

Letak sekrup Option GlobeSurfer X.1

Setelah itu, buka casing dan cabut kabel ke USB:


Selanjutnya adalah menghubungkan pin-pin serial yang ada di board (saya menggunakan CH341 pengganti usbttl yang rusak, kapan-kapan deh baru beli lagi):



Perhatikan letak-letak pinout: 3V, GND, RX, TX yang masing-masing sudah ditandai dengan tulisan tersebut (tidak susah lagi nyari satu per satu). Abaikan foto di bawahnya ya, itu saya menggunakan male pin karena tidak punya kabel khusus yang male. Koneksi pinnya seperti ini:
Tx ==> Rx
Rx ==> Tx
GND ==> GND
3.3V ==> 3.3V

Jika koneksi serial sudah cocok, coba ditest menggunakan PuTTY:
Serial line: /dev/ttyUSB0 (sesuaikan dengan letak port di PC masing-masing)
Speed: 57600


Colok kabel usb, buka PuTTY, hidupkan router (colok adaptor ke listrik):


Jika hasilnya seperti screenshot di atas, berarti sudah siap untuk melakukan proses install firmware OpenWrt GSX1 berikutnya. Baiklah, untuk contoh saja, saya akan memberikan nama filenya: owgsx1.bin.

Setup ethernet dulu ya, IP statis seperti berikut ini:


IP: 10.10.10.3, Netmask: 255.255.255.0, dan Gateway biarkan saja kosong. Saya pilih IP ini karena IP itu default dari bootloader ralink. Boleh saja dirobah dengan mengetikkan IP sesuai kemauan masing-masing, tidak ada yang larang kok bos. Eh, jangan lupa matikan dulu routernya ya setelah test PuTTY tadi, konekkan kabel LAN dari PC ke router.

Buka lagi PuTTY (jika sudah keburu ditutup), saya pake Terminal+Minicom saja. Hidupkan router, dan perhatikan ada tulisan "Please choose the operation... bla bla bla", segera tekan angka '2' di keyboard untuk memilih "Load system code then write to Flash via TFTP".


Perhatikan setelah memilih '2', maka kita akan dikasih peringatan, tekan saja "Y" tanpa basa-basi. Selanjutnya, isikan data-data yang direquest oleh router. Nah, karena saya sudah menggunakan IP default, yang saya lakukan hanya tinggal menekan ENTER pada setiap permintaan IP. Sedangkan nama file disesuaikan dengan nama file yang sudah saya persiapkan di root tftp gui (tftp server):


Jika sudah, selanjutnya jalankan TFTP Server, dan ENTER setelah mengisi nama file (pada contoh: owgsx1.bin). Router akan melakukan request pada IP Server (10.10.10.3) yang sudah kita setting tadi, jika tidak otomatis konek, silakan dikonekkan manual. Setelah ethernet konek (pastikan kabel LAN dicolok pada port ethernet yang dekat POWER, bukan di dekat USB), maka akan berlangsung proses transfer file dari TFTP Server ke router dan installasi akan berjalan otomatis.


Silakan menunggu sampai router reboot dan sukses dengan firmware baru yaitu OpenWrt GSX1. Selamat mencoba dan semoga sukses.

Mohon maaf sekali lagi, resiko gagalnya adalah ngeBRICK seandainya salah pilih angka pada boot awal. Perhatikan pilihan berikut ini:
Please choose the operation:
   1: Load system code to SDRAM via TFTP.
   2: Load system code then write to Flash via TFTP.
   3: Boot system code via Flash (default).
   4: Entr boot command line interface.
   7: Load Boot Loader code then write to Flash via Serial.
   9: Load Boot Loader code then write to Flash via TFTP.
Harap diperhatikan dengan sebaik-baiknya, jangan sampai memilih angka yang berisi baris "Load Boot Loader ......" karena itu adalah untuk mengupgrade bootloadernya. Jika bootloader rusak, maka router akan brick total (sepertinya belum ada cara yang mudah untuk mengembalikan router ke posisi normal selain via SPI Flash).

Sekali lagi, harap berhati-hati. EOF.

Saturday, October 3, 2015

Mudahnya Debrick TL-MR3020

Beberapa hari lalu sepupu saya bawa router TL-MR3020 yang dibelinya dari seseorang dengan harga lumayan murah meriah. Pasalnya router itu kena soft-bricked, bootnya terhenti ketika load usb sekian-sekian (lupa ngambil screenshotnya). Proses debrick TL-MR3020 cukup simple, bahkan tanpa perlu kabel serial. Hanya menggunakan kabel LAN, dan gunakan TFTP untuk proses reinstallnya.

Setting netbook dengan konfigurasi berikut:


IP Statis diisi: 192.168.0.66, Netmask: 255.255.255.0, dan kosongkan saja gateway, dan ceklis "Connect automatically". Untuk setting di Windows sama saja ya, disesuaikan saja.


Copykan file binary TL-MR3020 ke folder root TFTP, dan ganti namanya menjadi "mr3020v1_tp_recovery.bin". File ini yang nantinya direquest oleh router ketika proses dimulai.

Jika sudah siap, langkah awal adalah menjalankan TFTP Server (sesuaikan saja mau pake TFTP Server yang mana, CLI atau GUI). Jika TFTP Server sudah jalan, selanjutnya adalah menghidupkan router yaitu dengan tekan tombol "WPS/RESET" lalu konekkan adaptor ke listrik. Tunggu sampai lednya berkedip (kalo ragu, coba tekan minimal sampai 15 detik).

Pada saat ini, jika melakukan log pada terminal serial, maka akan terlihat router booting dan terjadi proses request file dengan nama yang telah kita persiapkan tadi. Proses ngeflash router ini akan berjalan secara otomatis. Kita hanya perlu menunggu sampai router reboot dan kembali berfungsi normal (tidak lama kok, paling lama juga 5 menitan). Done!

NB:
File TL-MR3020v1 bisa didownload di website "huntsman".

Sunday, February 1, 2015

Fungsikan WAN sebagai LAN di Option GSX1

Adakalanya suatu saat kita ingin memfungsikan port WAN yang tersedia di router Option GlobeSurfer X.1 sebagai LAN dikarenakan keterbatasan jumlah port yang tersedia. Apalagi jika sumber koneksi internet utama kita adalah lewat modem hsdpa dan tidak ada sumber lain yang memungkinkan untuk menggunakan jalur WAN.

Untuk keperluan tersebut, konfigurasi yang perlu dirobah adalah konfigurasi network:
vi /etc/config/network
(Atau gunakan WinSCP jika tidak ingin login ssh ke router)

Buang switch_vlan yang kedua dan tambahkan '0' ke 'option_ports' di switch_vlan yang pertama.

config switch
option name 'rt305x'
  option reset '1'
  option enable_vlan '1'

config switch_vlan
  option device 'rt305x'
  option vlan '1'
  option ports '1 2 3 4 5 6t'

config switch_vlan
  option device 'rt305x'
  option vlan '2'
  option ports '0 6t'

Menjadi seperti ini:

config switch
  option name 'rt305x'
  option reset '1'
  option enable_vlan '1'

config switch_vlan
  option device 'rt305x'
  option vlan '1'
  option ports '0 1 2 3 4 5 6t'

Konfigurasi lainnya biarkan saja, baru di-reboot. Done.

Wednesday, January 28, 2015

SPI Backup TL-MR3420 v2 Huntsman by Purnomo

Ada kesempatan buat ngoprek router TP Link TL-MR3420 v2, dimana router tidak bisa booting karena error saat ingin kembali ke firmware factory TP Link. Sebelumnya saya coba dengan download file yang ada di website TP Link, tapi tidak bisa digunakan walaupun di dalamnya ada "uboot". Kasus ini mirip dengan yang dialami salah satu member OpenWrt Indonesia ketika mencoba upgrade lewat SPI Flasher menggunakan file yang juga dari webiste TP Link.

Karena gagal, saya pikir sebaiknya menggunakan file backup dari SPI seperti yang saya gunakan ketika router R101 saya mengalami hal serupa. Kebetulan pula masih ada router TL-MR3420 v2 yang masih belum diupgrade dan masih dari pabrikan. Karena routernya ada di sepupu saya, jadi harus nunggu dulu beberapa hari ini. Alhamdulillah, ada member OpenWrt Indonesia di FB yang upload file backupan SPI untuk MR3420 v2 ini.

Filenya ada di sini:
tpl3420v2.bin

Dengan file ini, menggunakan Raspi dan test hook clip akhirnya TL-MR3420v2 sudah bangkit lagi dan bisa booting.


Thanks to bro Purnomo atas share file SPI MR3420 v2 tersebut. Berikut ini link mirror filenya, moga bermanfaat buat yang routernya nggk bisa booting.

SPI MR3420 v2 Huntsman by Purnomo

Oh iya, awalnya saya sempat bingung juga dengan router yang ini karena TOH di wiki.openwrt.org kok beda gitu setelah terlihat di flashrom. Saya baca di wiki yang ini:
TP-Link TL-MR3220 v2 & TL-MR3420 v2

Tertulis di situ yang pake Spansion itu adalah MR3220 v2, eh taunya di MR3420 v2 ini malahan yang benar:
Terdeteksi S25FL032A/P di Flashrom Raspi

Berikut ini adalah serial pinout untuk TL-MR3420 v2 (buat yang pengen liat serial log pake USB TTL):
Serial Pinout TL-MR3420 v2

Tapi ya sudahlah, yang penting sekarang router sudah normal, mau edit wikinya juga nggk bisa. Hehehe! Enjoy the show!

Saturday, January 24, 2015

Mirror Scrypt Mikodemos Ragil

Scrypt bikinan bro Mikodemos Ragil ini sudah demikian akrab dengan teman-teman user OpenWrt yang ingin memanfaatkan routernya lebih maksimal lagi untuk koneksi internet, terutama fungsi OpenVPN yang menjadi fitur paling menyenangkan (at least bagi saya pribadi) karena interfacenya yang sangat user friendly. Fungsi OpenVPN ini lah yang saya manfaatkan untuk membuat router saya bisa diakses dari luar (lewat koneksi internet), berhubung seluruh koneksi dari operator penyedia jasa internet mobile di tempat saya sudah tidak lagi menyediakan 'Open Dedicated IP' (seperti yang dulu pernah jaya lewat Operator TSEL).

Baiklah, update terakhir tentang Scrypt dari bro Miko bisa diliat di topik awal Scrypt lewat sini. Sedangkan ini adalah mirror scrypt tersebut beserta persyaratan dan cara installnya lewat router masing-masing.

Persyaratan sebelum install:
  1. Router sudah konek internet via modem gsm.
  2. Freespace diatas 4MB.
Cara install:
  1. cd /tmp
  2. wget http://pedode.com/xxxxxx (lihat link update di bawah)
  3. sh profile install

Update:
Link ke server bro Mikodemos bisa diakses lewat subdomain http://miko.pedode.com:81/scrypt/profile

OpenWrt Option GSX1 Huntsman

Akhir-akhir ini sering dicari firmware OpenWrt untuk router yang akan digunakan secara dedicated pada sebuah receiver tv satelit digital yang terkoneksi ke internet. Satu fitur utama barangkali yang sering dicari adalah "continous ping" untuk memfungsikan router agar koneksi internetnya tidak pernah idle. Hal ini sangat penting kata teman-teman dalam hal melakukan 'penerbangan' (fly high to the sky). Maaf, jangan tanya saya istilah fly itu apa, googling sendiri saja deh ya.

Ok, karena kekurangan firmware default Option GlobeSurfer X1 yang salah satunya adalah tidak bisa auto dial ketika boot saat modem sudah tertancap duluan (pake ZTE MF627), upgrade ke OpenWrt mungkin salah satu solusinya. Ya, barangkali karena router ini dibuat untuk keperluan portable yang tentunya secara teknis modem akan dicabut setiap kali selesai dipake.

Hasil build tadi pagi kira-kira seperti ini:


Saya masih kesulitan nyettingnya, entah bug atau apa, setiap kali reboot maka interface WAN akan kembali ke UMTS/GPRS. Maunya saya di 3GOnly saja, tapi belum bisa disetting karena modem tidak muncul di Connection Status. Kalau ingin pake firmware ini, silakan download di sini:
Download OpenWrt Option GSX1

Kalau mau ganti uboot juga silakan, filenya ada di folder tersebut. Tapi harap berhati-hati, karena kalo salah upgrade bootloader maka router akan brick tanpa ampun.

Update:
Tidak apa-apa deh tidak bisa 3G Only secara default pake modem ZTE MF627, yang penting bisa konek dengan mulus dan modem tidak sering disko kayak di router lain.


Upgrade Uboot 3.2 ke 3.6 Option GlobeSurfer X.1

Masih bolehlah dibilang trauma dengan proses upgrade uboot beberapa waktu lalu di Option GlobeSurfer X.1 STC yang telah menelan korban (bricked akut) satu router punya sepupu saya. Hari ini, tepatnya tengah malam ini (lagi-lagi waktu tengah malam saya kerjakan) saya memberanikan diri mengupgrade satu lagi Option GlobeSurfer X.1 yang belum lama ini saya beli lagi bersamaan dengan R101. Demi hobby dan belajar sebenarnya, tidak ada maksud untuk 'show off', hanya itu tujuan saya.

Nah, kali ini alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Compile di VPS menghasilkan file uboot.bin, dan baca-baca di TOH OpenWrt Wiki juga bilang kalo mau upgrade bootloader kita gunakan file binary .bin, terupgradelah bootloadernya ke versi 3.6.

Sebelum Upgrade
Setelah Upgrade
Saya pilih versi 3.6 karena versi ini untuk TFTP tidak masalah. Kebetulan di versi 3.2 (versi default Option GlobeSurfer X.1) terkendala di TFTP yang menyebabkan proses pemindahan file dari PC ke Router saat mau upgrade menjadi lambat karena hanya bisa dilakukan lewat serial.

Ok, selanjutnya adalah mencoba image OpenWrt ke router ini yang katanya compatible dengan Aztech HW553 (di TOH OpenWrt Wiki hanya ada HW550). Kita liat apa benar cocok.


Wednesday, January 21, 2015

Perbaiki Serial Pin Out TL-MR3420 v.1

Beberapa waktu yang lalu, karena terlalu pengen 'perfect' dengan tampilan yang rapi, saya maunya ganti koneksi ke serial di TL-MR3420 v.1 yang sudah lama saya terlantarkan ini. Dengan male header pin yang sudah saya beli sebelumnya, saya pun mencabut kabel yang dulu sudah pas menempel di serial pinout router. Proses pecabutan menggunakan solder, tapi mungkin karena saya sudah terlalu lama tidak nyolder, atau sayanya yang newbie wannabe, atau barangkali juga memang sedang tidak beruntung, rusaklah serial pad si router. Header pin yang saya pasang pun sia-sia karena ternyata tidak bisa konek sama sekali.

Senjata utama, Google dan FB Group OpenWrt Indonesia. Ternyata bukan saya sendiri yang pernah mengalami hal serupa. Penelusuran mengarah ke link group FB, dan juga ke forum openwrt di sini:
[Solved] I've briked my MR3420 V1.2 ( cfeon flash Winboun SDRam)

Di sana ada posting dari bro Xopal dengan menampilkan foto berikut (maaf fotonya saya pinjam dan edit sedikit bro):


Seperti terlihat di foto, ada yang perlu dishort dan dijumper. Untuk TX kita short C496 (lumuri saja dengan solder di atasnya), lalu kasih solder lagi sampai ke pad TX. Begitu pula denga RX, solder di R612. Perhatikan foto yang saya beri jalur merah itu bagian yang disolder.

Alhamdulillah, dengan mengikuti petunjuk dari posting bro Xopal ini, akhirnya serial log di TL-MR3420 v.1 saya sudah bisa berfungsi lagi.


Sebenarnya router ini sudah tidak berfungsi normal karena sepertinya ada kerusakan di switchnya, sehingga client tidak bisa terkoneksi ke internet lewat dhcp, baik itu di lan maupun wifi. Untuk LAN sendiri sudah menggunakan koneksi statis pun sudah tidak bisa konek ke internet. Satu-satunya yang berfungsi adalah Wifi Statis. Jadi, untuk client musti konek lewat wifi diset IP Statis.

Karena itulah, router ini saya pikir lebih baik saya gunakan untuk proses pembelajaran saya perihal solder menyolder dan OpenWrt secara spesifik. Rencana selanjutnya adalah mengganti flash ROM menjadi minimal 8MB. Saya pilih ini dulu karena tingkat kerumitannya lebih ringan dibanding ganti RAM. Apalagi peralatan solder saya cukup sederhana, hanya solder biasa murah meriah.


Hasil solderan masih belepotan, belum bisa rapi. Harap maklum, belum begitu menguasai teknik menyolder yang rapi dan enak dipandang mata.

Update:
Entah karena hal ini, yang jelas rom nggk kebaca pake raspi lewat spi flashrom (ic onboard). Sayang sekali saya tidak melakukan pembacaan ic onboard sebelum melakukan jumper solder ini, jadi tidak bisa memastikan penyebabnya.

Friday, January 16, 2015

Rempah-Rempah Ralink di R101

Biar tidak lupa, saya tulis saja dokumentasi tentang apa saja yang digunakan untuk install OpenWrt di (Vodafone) Huawei Sharing Dock R101. Apa saja yang saya gunakan? Berikut ini listnya:

Peralatan:
  • USB TTL kabel (serial log)
  • Ethernet kabel (untuk tftp)
Aplikasi:
  • Terminal (send file via xmodem)
  • Minicom (serial access)
Buat jaga-jaga:
  • Test hook clip (copy spi flash)
  • Raspi (copy spi flash)
Dan ini adalah file-file penting dalam proses mengganti atau pun akan kembali ke firmware factory:
  • BrnBoot.bin (bootloader bawaan R101)
  • Uboot.img (bootloader ralink)
  • R101-dump.ori (full copy spi flash)



Kapan-kapan saya bikin video proses upgrade dan balik ke firmware factory R101.

Thursday, January 15, 2015

Reset 30 Detik HG553

Berikut ini adalah cara untuk masuk ke menu "Upgrade" di HG553 dengan cara menekan tombol reset yang ada di belakang router selama 30 detik sambil menghidupkan router.



  1. Matikan router HG553 anda.
  2. Tekan tombol reset yang ada di dalam lobang seperti terlihat pada foto di atas, bisa menggunakan mata pena seperti yang saya gunakan. Intinya, tombol yang di dalam sana bisa ditekan.
  3. Sambil menekan tombol reset ini lah kita hidupkan router (ON) dan terus tekan sampai hitungan 30 detik baru dilepas.
  4. Perhatikan LED yang ada di tengah (LED Power), warnanya biru pudar yang menandakan kita sudah berada pada posisi siap upgrade.


Silakan mau diupgrade menggunakan firmware OpenWrt yang mana saja sesuai dengan selera masing-masing. Langkah-langkah upgrade juga bisa dibaca di sini.

Firmware yang tersedia di blog ini misalnya firmware berikut:
OpenWrt HG553 OpenVPN Scrypt by Mikodemos Ragil
OpenWrt HG553 Huntsman

Selanjutnya silakan berkreasi.

Monday, January 12, 2015

Test Huawei Sharing Dock R101 OpenWrt Trunk

Beberapa hari lalu Mang Nanay mencoba satu firmware yang ternyata cocok untuk Huawei Sharing Dock R101 di versi trunk. Fungsi USB dan Ethernet ternyata juga bisa berjalan layaknya router lain yang sudah matang dengan OpenWrt. Karena penasaran, saya juga ikutan coba dengan ngebuild versi BB dan ternyata juga berfungsi baik. Lebih jauh, karena versi BB juga masih tergolong beti alias beda tipis, saya pikir mau coba trunk saja dulu sambil mencoba memasukkan fungsi OpenWrt yang kira-kira memungkinkan.

Dari beberapa kali build, fungsi yang bisa saya satukan hanya:
LuCI dan Modem
LuCI dan USB Storage (untuk extroot)

Dari keduanya ini masing-masing saling minus. Jika ketiganya saya satukan (LuCI, Modem, dan USB Storage) maka space di flashnya sudah tidak cukup. Saya tidak mencoba USB Storage + Modem karena sudah terbiasa dengan LuCI (minus LuCI rasanya ada yang kurang gitu).

Test koneksi internet
Test koneksi menggunakan modem Huawei E226. Beberapa kali di awal sering putus karena modemnya jadi begini:

[  181.410000] usb 1-1.4: USB disconnect, device number 4
[  182.940000] hub 1-0:1.0: Cannot enable port 1.  Maybe the USB cable is bad?
[  184.240000] hub 1-0:1.0: Cannot enable port 1.  Maybe the USB cable is bad?
[  185.520000] hub 1-0:1.0: Cannot enable port 1.  Maybe the USB cable is bad?
[  186.800000] hub 1-0:1.0: Cannot enable port 1.  Maybe the USB cable is bad?
[  186.820000] hub 1-0:1.0: unable to enumerate USB device on port 1

Entah karena ada paket yang kurang, atau karena kurang hati-hati saat bongkar routernya sehingga ada kabel di usb yang rusak.

Okay, what works by now:
USB
Ethernet

And, what don't work:
Wifi Internal

Belum bisa rilis firmwarenya sekarang ya, nanti kalau sudah stabil saja, siapa tau nanti juga bisa ditambahkan fungsi huntsman.

Popular Posts