Showing posts with label OpenWRT. Show all posts
Showing posts with label OpenWRT. Show all posts

Wednesday, April 27, 2016

Port 4 Jadi Port Wan di ASL26555

Masih dengan router Movistar ASL26555, versi CC yang saya share sebelumnya. Kali ini jika ingin memfungsikan port lan yang nomor 4 sebagai power wan, maka bisa dilihat pada screenshot berikut ini:


Sesuaikan setting Switch seperti pada gambar di atas. Kalau kurang jelas, klik saja gambarnya. Selanjutnya, edit interface wan yang ingin kita gunakan (boleh bikin baru bila perlu), pastikan protocolnya DHCP Client, dan physical settingsnya pada eth0.2.



Dengan setting seperti di atas, maka port 4 yang sebelumnya berfungsi untuk lan sekarang sudah bisa digunakan sebagai wan.


Semoga bermanfaat.

Sumber:
https://forum.openwrt.org/viewtopic.php?id=57305

Monday, April 25, 2016

Movistar ASL26555 8MB GoldenOrb - Scrypt

Status Modem
Kangen dengan Scrypt dari bro Mikodemos di OpenWrt CC? Khususnya lagi di Movistar ASL26555 8MB, terkhusus lagi pake GoldenOrb? Mudah-mudahan cocok buat teman-teman yang hobby menggunakan OpenVPN di router dengan kombinasi GoldenOrb dan Scrypt-Mikodemos ini. Hanya saja, saya rasa router ini kekurangan memori pada request tertentu yang dilakukan oleh Scrypt. Misalnya ketika ingin melihat "Status Modem", prosesnya akan berlangsung lama dan kadang requestnya lost.

Saya cek memori memang habis mendekati nol. Andai saja router ini menggunakan setidaknya 64MB pada ramnya, maka router ini akan sempurna ketika menggunakan firmware GoldenOrb plus Scrypt-Mikodemos. Kalau pandai solder menyolder, boleh tuh ditambahkan 32MB lagi ramnya (tutorial bisa dilihat di halaman ini).

Baiklah, langsung ke acara pokok. Untuk firmware GoldenOrb yang sudah dimasukkan secara default paket-paket dependensinya bisa didownload di sini:
openwrt-MAXX-08-ramips-rt305x-asl26555-8M-squashfs-GOrb4Scrypt.bin

Untuk file Scrypt-Mikodemos yang sudah dalam format file .ipk, download di link berikut:
Scrypt-Mikodemos_1.000-1_all.ipk (khusus untuk GoldenOrb Movistar-Maxx)
Scrypt-Mikodemos_1.000-2_all.ipk (khusus untuk firmware lain versi CC)
("Klik kanan > Save Link As" seandainya browser gagal mendownload file .ipk)

Cara install file .ipk sudah pada tau kan ya? Lah!!!! Masa' iya udah pada lupa. Ck ck ck! Ya udah, caranya seperti ini:
  • Upload file Scrypt-Mikodemos tersebut ke folder /tmp di router (pake apa aja boleh yg penting filenya bisa masuk ke sana.
  • Login ke ssh router via putty (ambil yang mudah saja), lalu masuk ke folder /tmp tadi dengan command: cd /tmp
  • Eksekusi lagi command line, seperti ini: opkg install --force-overwrite Scrypt-Mikodemos_1.000-1_all.ipk
  • Jika sudah selesai, akses login menggunakan username dan password = admin.

Udah, segitu aja. Tunggu proses installasi selesai, maka router ASL26555 GoldenOrb sudah terinstall Scrypt-Mikodemos. Selamat ber-OpenVPN-ria!

Note:
The author of the Scrypt i.e Mikodemos Ragil deserves the credit for his work. Thanks to him for making this easy to setup OpenVPN on our router.

Tuesday, April 19, 2016

GoldenOrb di Movistar ASL26555

Nyoba resep 'masakan' GoldenOrb dari Ofmodemsandmen di Movistar ASL26555 8MB, alhamdulillah tadi malam matang juga. Layaknya compile OpenWrt yang lainnya, prosesnya juga sama lamanya di VPS sana. Untuk versi ini merupakan test build yang ke sekian kalinya, dan baru bisa konek di versi CC.

Saya sudah coba di versi BB pake FunnelWeb, compilasi berhasil tapi modem tidak bisa konek juga (entah di mana letak kesalahannya, sudah tidak saya cari lagi). Jadi saat ini, untuk ASL26555 tetap di versi CC saja (kebetulan pula untuk versi AA tidak ada profilenya jika ingin compile versi Huntsman).

Tidak banyak paketan yang disertakan di build versi GoldenOrb ini, yang penting diusahakan modem bisa konek saja. Untuk ext-root nanti saja jika sudah diperlukan, apalagi router ini hanya menyediakan 1 port usb. Untuk tema, pada dasarnya GoldenOrb memakai default theme Material. Tapi, karena saya pada awalnya lebih menyukai tema jadul (openwrt), jadi tema defaultnya pake itu. Namun, disarankan setelah melakukan flashing ke AS26555 langsung saja ganti tema ke Material sebab fungsi "Modem" di tema jadulnya tidak bisa maksimal (ada baris kode yang error).

Udah tau kan cara ganti tema? Ahhhh... masa' sih blom tau:
System > Language and Style > Design

File firmware OpenWrt GoldenOrb (yang saya ganti jadi Movistar-Maxx) bisa didownload di sini:
http://pedode.com/index.php?dir=OpenWrt%2FRamips%2FRT305x%2FCC%2F

Pilih nama filenya:
openwrt-MAXX-08-ramips-rt305x-asl26555-8M-squashfs-GoldenOrb.bin

Untuk memfungsikan tombol 'wifi' (wps) pada router ini, silakan ditambahkan fungsi Sistem Buttons seperti pada screenshot berikut:
Tombol wifi ASL26555
Silakan dicoba, mudah-mudahan cocok dengan seleranya.

Update:
25 April 2016 - openwrt-MAXX-08-ramips-rt305x-asl26555-8M-squashfs-sysupgrade.bin
Tema default dan hanya Material.

Friday, January 16, 2015

Rempah-Rempah Ralink di R101

Biar tidak lupa, saya tulis saja dokumentasi tentang apa saja yang digunakan untuk install OpenWrt di (Vodafone) Huawei Sharing Dock R101. Apa saja yang saya gunakan? Berikut ini listnya:

Peralatan:
  • USB TTL kabel (serial log)
  • Ethernet kabel (untuk tftp)
Aplikasi:
  • Terminal (send file via xmodem)
  • Minicom (serial access)
Buat jaga-jaga:
  • Test hook clip (copy spi flash)
  • Raspi (copy spi flash)
Dan ini adalah file-file penting dalam proses mengganti atau pun akan kembali ke firmware factory:
  • BrnBoot.bin (bootloader bawaan R101)
  • Uboot.img (bootloader ralink)
  • R101-dump.ori (full copy spi flash)



Kapan-kapan saya bikin video proses upgrade dan balik ke firmware factory R101.

Thursday, January 15, 2015

Reset 30 Detik HG553

Berikut ini adalah cara untuk masuk ke menu "Upgrade" di HG553 dengan cara menekan tombol reset yang ada di belakang router selama 30 detik sambil menghidupkan router.



  1. Matikan router HG553 anda.
  2. Tekan tombol reset yang ada di dalam lobang seperti terlihat pada foto di atas, bisa menggunakan mata pena seperti yang saya gunakan. Intinya, tombol yang di dalam sana bisa ditekan.
  3. Sambil menekan tombol reset ini lah kita hidupkan router (ON) dan terus tekan sampai hitungan 30 detik baru dilepas.
  4. Perhatikan LED yang ada di tengah (LED Power), warnanya biru pudar yang menandakan kita sudah berada pada posisi siap upgrade.


Silakan mau diupgrade menggunakan firmware OpenWrt yang mana saja sesuai dengan selera masing-masing. Langkah-langkah upgrade juga bisa dibaca di sini.

Firmware yang tersedia di blog ini misalnya firmware berikut:
OpenWrt HG553 OpenVPN Scrypt by Mikodemos Ragil
OpenWrt HG553 Huntsman

Selanjutnya silakan berkreasi.

Monday, January 12, 2015

Test Huawei Sharing Dock R101 OpenWrt Trunk

Beberapa hari lalu Mang Nanay mencoba satu firmware yang ternyata cocok untuk Huawei Sharing Dock R101 di versi trunk. Fungsi USB dan Ethernet ternyata juga bisa berjalan layaknya router lain yang sudah matang dengan OpenWrt. Karena penasaran, saya juga ikutan coba dengan ngebuild versi BB dan ternyata juga berfungsi baik. Lebih jauh, karena versi BB juga masih tergolong beti alias beda tipis, saya pikir mau coba trunk saja dulu sambil mencoba memasukkan fungsi OpenWrt yang kira-kira memungkinkan.

Dari beberapa kali build, fungsi yang bisa saya satukan hanya:
LuCI dan Modem
LuCI dan USB Storage (untuk extroot)

Dari keduanya ini masing-masing saling minus. Jika ketiganya saya satukan (LuCI, Modem, dan USB Storage) maka space di flashnya sudah tidak cukup. Saya tidak mencoba USB Storage + Modem karena sudah terbiasa dengan LuCI (minus LuCI rasanya ada yang kurang gitu).

Test koneksi internet
Test koneksi menggunakan modem Huawei E226. Beberapa kali di awal sering putus karena modemnya jadi begini:

[  181.410000] usb 1-1.4: USB disconnect, device number 4
[  182.940000] hub 1-0:1.0: Cannot enable port 1.  Maybe the USB cable is bad?
[  184.240000] hub 1-0:1.0: Cannot enable port 1.  Maybe the USB cable is bad?
[  185.520000] hub 1-0:1.0: Cannot enable port 1.  Maybe the USB cable is bad?
[  186.800000] hub 1-0:1.0: Cannot enable port 1.  Maybe the USB cable is bad?
[  186.820000] hub 1-0:1.0: unable to enumerate USB device on port 1

Entah karena ada paket yang kurang, atau karena kurang hati-hati saat bongkar routernya sehingga ada kabel di usb yang rusak.

Okay, what works by now:
USB
Ethernet

And, what don't work:
Wifi Internal

Belum bisa rilis firmwarenya sekarang ya, nanti kalau sudah stabil saja, siapa tau nanti juga bisa ditambahkan fungsi huntsman.

Sunday, December 21, 2014

OpenWrt Sharing Dock R101 - ALL0256N

Hari ini hanya ngetest beberapa image yang kompatible dengan Vodafone Sharing Dock R101. Kriteria utama dari pilihan image adalah: pake SoC 3050 dan 3052, pake SPI (4MB), dan terakhir pake MX25L3205D. Sengaja kriteria ini dipersempit sedemikian supaya mendekati spesifikasi R101 seakurat mungkin.

Dari sekian image, yang memenuhi kriteria sebagai berikut:
3G300M, ALL0256N, AWAPN2403, NW718, dan RT-G32-B1.

Karena pilihan saya selanjutnya diutamakan bisa koneksi ke router lewat LAN, maka pilihan satu-satunya hanya di ALL0256N. Image lain tidak bisa (mungkin secara default paket yang terinstall masih kurang, atau karena secara hardware sudah beda jauh). Hasilnya, bisa telnet ke router dan juga bisa mengakses LuCI:


Selanjutnya adalah menemukan cara supaya MAC address terdeteksi dan Wifi serta USB bisa berfungsi. Karena di firmware ini Wifi dan USB masih nihil.

Sampai di sini dulu. Istirahat, hari minggu ini mau baring-baring lah. Haha!

Saturday, December 20, 2014

Test OpenWrt di Sharing Dock R101

Setelah lelah berkonsentrasi di seputar U-Boot, akhirnya sore ini selesai juga upgrade ke versi SDK 3.6. Sebelumnya tidak bisa mendeteksi ethernet jadinya tidak bisa kalo pengen transfer file lewat TFTP. Pake serial butuh lama waktunya, bisa goreng indomie sampe selesai.

Ok, untuk test pertama, image yang saya gunakan entah dari posting yang mana saya pun sudah lupa karena kebanyakan jalan-jalan ke forum. Tapi yang jelas, ini image diload ke RAM, bukan dari flashnya Sharing Dock R101. Nah, malangnya untuk file yang buat di flash itu malah saya tidak punya. Tapi, ya sudah lah. Itung-itung buat ngilangin lelah setelah semingguan ini "sakit kepala".


Ini penampakan yang saya ambil dari UART ya, bukan pake telnet lewat IP LAN (konek ke LAN tadi bisa kok pake dhcp, sepertinya firmware yang ini udah lumayan bagus untuk R101). Dah, segitu aja, intinya untuk Vodafone Sharing Dock R101 bisa dipakein baju OpenWrt.

Selamat sore!

Thursday, December 18, 2014

Write SPI Flash - Sharing Dock R101 dari Raspi

Beberapa hari yang lalu Sharing Dock R101 yang saya upgrade bootloadernya brick (tidak bisa boot dah). Pusing mikirinnya, apalagi saya ini tidak termasuk pendekar solder (kalo nyolder kayak ayam matok di tanah makan beras). Setelah pikir punya pikir, dan nemu yang namanya test hook clip itu, akhirnya dapat juga barangnya tadi siang.

Tidak lama berselang, tak sabar lah mau praktek. Ini pengalaman pertama soalnya berurusan dengan SPI Flash Chip. Beberapa kali coba gagal tenan gan (gara-gara salah kait ke kaki ICnya). Hampir putus asa soalnya IC tidak terbaca di raspi. Eh, setelah diteliti dengan saksama, ternyata kait ke pin 1 dan 2 ketukar. Fiuhhh!!!

Setelah kedua kait saling tukar, akhirnya IC kebaca (lega!!!). Tinggal menyesuaikan command 'flashrom' di raspi menyesuaikan dengan size file dan size flash. Maaf gan, langkah-langkah yang saya lakukan tadi tidak sempat dicapture (ampun, lupa banget dah). Tapi baris per baris perintah di command line terminal linux mint saya kira-kira seperti ini:

sudo modprobe spi_bcm2708
modprobe spidev
(kedua baris command line di atas sesuai petunjuk flashrom)

flashrom -p linux_spi:dev=/dev/spidev0.0
(mendeteksi flash lewat raspi)

flashrom -p linux_spi:dev=/dev/spidev0.0 -c MX25L3205D/MX25L3208D -w newboot.img
(menulis file newboot.img ke flash lewat raspi)

Kalo ini, perintah di command line terminal linux mint di folder uboot saya:
truncate -s +4092984 newboot.img

Tertulis +4092984, itu adalah penambahan size file newboot.img yang sebelumnya hanya 101320 Byte agar bisa ditulis lewat flashrom di raspi.

Itu aja deh, kelanjutannya nanti kalau OpenWrt sudah berhasil dijalankan di Sharing Dock R101 ini. Oh iya, untuk letak kait ke IC bisa dilihat di foto ini:


Owalah, gelap ya...! Hehehe! Kamera hp murahan soalnya. Liat ini aja deh biar lebih jelas:


Kalau masih kurang jelas, silakan masuk ke webnya FlashRom.Org.

Bye bye!

Monday, December 15, 2014

Persiapan Raspi dengan USB to TTL

Kemaren USB to TTL dan kabel DKU-5 saya hangus gara-gara salah tancepin ke port di router. Hah! Jangan diulang deh kejadian itu lagi. Hari ini (sambil menunggu kedatangan test hook clip) pesanan 2 buah USB to TTL sudah sampai di rumah.

Waktunya persiapan untuk mengakses Raspi lewat UART.  Googling membawa saya ke website ini:
Running Raspberry Pi with a USB to Serial (TTL) Adapter

Jangan sampai salah menempatkan kabel-kabel sesuai petunjuk yang ada di web tersebut. Hasilnya seperti berikut ini:


Lognya seperti di gambar pertama. Login dulu ke raspi menggunakan username dan password yang ada. Oh iya, berikut ini kabel DKU-5 saya yang hangus:


Kalo nggk kepengen beli USB to TTL yang udah jadi, bikin sendiri dengan memotong kabel DKU-5, bongkar bagian USBnya, nanti akan terlihat masing-masing kabel bertanda: TX, RX, GND. Kalau ragu juga dengan tulisan-tulisan itu, silakan ditest menggunakan tester.

Enjoy!

Sunday, December 14, 2014

U-Boot untuk Sharing Dock R101

Melanjutkan posting sebelumnya tentang Sharing Dock R101, pada akhirnya saya upgrade juga bootloadernya ke U-Boot. Tadinya saya pikir bisa upgrade bootloader langsung lewat recovery web BrnBoot, tetapi dugaan saya salah karena ternyata ada proses pengecekan oleh bootloader yang ini.

Alhasil, saya compile dulu U-Boot dari SDK Ralink Rt3052 yang selanjutnya saya upgrade lewat serial di BrnBoot. Bootloader pun sudah berganti ke U-Boot.

Hanya saja, saat coba compile lagi U-Boot pake source code dari Wive-NG, ternyata malah bikin router nge-brick, led tidak nyala. Seolah-olah semuanya mati, ya mati total. Tetapi ketika Wireshark saya jalankan, router bisa dikoneksikan lewat LAN di IP Statik (walau tidak bisa diping). UART juga tidak berfungsi. Ya, benar! Sebut saja lah 'mati total'.

Malangnya lagi, kabel DKU-5 dan USB to TTL saya ikutan hangus. Hah! Lengkap sudah 'penderitaanku'. Terpaksa beli lagi USB to TTL dulu baru nanti dilanjutkan lagi.

Nyari-nyari referensi dulu buat ngeflash langsung ke eeprom router yang udah nge-brick ini (total ada dua router brick, yang satunya GlobeSurf X.1). Saya tidak terlalu pandai main solder, apalagi modalnya hanya solderan biasa (tidak punya Hot Air alias blower). Kalau mau lepas IC tersebut menggunakan solder ini, mau tidak mau harus beli peralatan tambahan lainnya. Oleh karena itu, saya googling nyari referensi lagi, barangkali raspi yang saya punya bisa digunakan sebagai eeprom programmer tanpa harus melepas IC dari board.

Hasil googling menuntun saya untuk beli 'test hook clip':


Alhamdulillah, di Tokopedia ada yang jual, walaupun posisi penjual hanya ada di Blitar (lumayan jauh juga kali ini). Ada sih semalam nemu yang di Bekasi, tapi clipnya yang tidak pake kabel (tidak cocok dengan keinginan dan keperluan saya). Tinggal menunggu kedatangan barangnya baru bisa experiment lagi.

Selanjutnya, saran saya, kalau tidak ingin mengalami kejadian 'mati total' gini, ada baiknya cari info sebanyak-banyaknya dulu tentang U-Boot yang akan dipasang di board ini.

Saturday, November 1, 2014

Test Build OSCam OpenWrt HG553

Cuma pengen ngetest kemampuan HG553 sampe dimana terutama kalau ditambahkan OSCam buat server. Saya tidak akan share step by stepnya, yang perlu barangkali lebih jago cara nyettingnya dibanding saya.

Nah, ini dia file binarynya, silakan dikreasikan sesuai keinginan masing-masing.

Download OScam OpenWrt HG553 r9973 Binary File

File config taroh di /var/etc/config.

Enjoy the show!

Test Run selama 10 Jam 45 Menit

Tuesday, September 4, 2012

OpenVPN di OpenWRT Tropicana Edition

Masih ada yang kesulitan dengan setting OpenVPN di router OpenWRT? Waduh, maaf-maaf kate ye (kata bang Jek), nih tak kasih tutonya lagi kalo masih nggk bisa juga. (Tidak ada posting Trik Internet Gratis dari operator Telkomsel, Three, XL, dan lainnya di sini).

Pertama, tentu saja harus flash dulu routernya pake Firmware bikinan Mbak Cindy (OpenWRT Tropicana Edition), download saja di sini. Installnya boleh pake cara yang mana aja sesuai selera masing-masing (pake kabel CA / DKU boleh, pake langsung lewat LuCI juga nggk masalah), yang penting routernya bisa diflash.

Sebelum mengupload file config OpenVPN ke router, silakan dibikin file Auto Reconnectnya dulu. Anggap saja nama filenya "recon.sh", maka bikin lewat notepad file dengan nama tersebut. Isi filenya:
#!/bin/sh
COUNTER=0
while true
do
ping -c 3 8.8.8.8 > /dev/null
if [ $? -ne 0 ] ; then

let COUNTER=COUNTER+1
else
COUNTER=0
fi

if [ "$COUNTER" -eq 3 ] ; then

COUNTER=0
killall openvpn
openvpn --cd /etc/openvpn --daemon --config 53.ovpn
fi

sleep 1

done
Selanjutnya kita masukkan file configurasi OpenVPN dan recon.sh tersebut ke router. Cara uploadnya juga beragam, bisa lewat Terminal (SCP Command), bisa juga lewat WinSCP. Dan kalau mau ribet dikit (seandainya space masih memungkinkan), install aja sftp server - not tested yet.


Jika sudah, sekarang test OpenVPN (tentunya dengan terlebih dulu konek ke internet) lewat Command Line di Putty atau Terminal:
cd /etc/openvpn
openvpn --config 53.ovpn

Jika sampe pada "Initialization sequence completed", maka OpenVPN udah berjalan dengan lancar, dan ditandai dengan adanya tun0 (misalnya). Liat aja lewat LuCI > Network > Interfaces, jika VPN udah dapat IP, berarti udah OK.

Karena udah OK, sekarang tekan CTRL+C. Edit file "rc.local" (mau lewat command line atau LuCI terserah ya!). Untuk contoh, saya lewat command line aja:

vi /etc/rc.local

Tekan tombol "i" untuk edit file. Isikan:
openvpn --cd /etc/openvpn --daemon --config 53.ovpn
/etc/openvpn/recon.sh &
exit 0
Tekan ESC, lalu tekan SHIFT+Z+Z.

Jangan lupa, file "recon.sh" musti dijadiin file executable, dengan cara:
chmod +x /etc/openvpn/recon.sh

Udah, ya?! Blommm..... Edit dulu Interface LAN (bridge) di Network > Interfaces > LAN > Edit. Tambahin di "Use custom DNS Servers", mau pake DNS dari OpenVPN bisa (misalnya saya di 10.8.0.1 - sesuai dengan server OpenVPN yang saya gunakan), boleh juga pake punya Google, atau dicampur dua-duanya. DNS Google:
8.8.8.8
8.8.4.4

Jika sudah, "Save & Apply".

Nah, ini baru udah selesai. Silakan reboot.
Dah, gitu aja. Mudah kan?! Kalo blom bisa juga coba deh baca-baca lagi komentar di group. Udah lengkap kok!

Sedikit Notes:

Jika teman-teman tidak ingin menggunakan openVPN di firmware ini, silakan edit :
Network > Firewall > Zones Lan > Edit

Ganti centang di "Allow forward to destination zones" dari VPN ke WAN. Hasilnya seperti gambar berikut:


Save & Apply.

Troubleshoot:
OpenVPN putus nyambung, silakan cari konfigurasi yang pas di file *.ovpn nya menyesuaikan dengan konfigurasi server.

Saturday, June 11, 2011

SSH Login Refused


Beberapa hari ini pusing juga dibuatnya, gak bisa login ke router TP-Link MR3420 setelah utak-atik firewall yang berujung ke Login Refused, IP router gak bisa di-ping. SSH login gagal menyebabkan gak bisa mengakses router, tapi proses boot masih berjalan lancar. SYS LED masih normal, dan boot selesai sampe SYS LED tidak blink-blink lagi.

Jika anda mengalami hal yang sama, jangan buru-buru bikin kabel serial (kayak saya), coba dulu cara yang lebih simple yang akan saya jelaskan berikut ini:
  • Matikan dulu routernya, cabut modem.
  • Hidupkan kembali router sampe SYS LED ngeblik sebentar, lalu segera tekan tombol "QSS".
  • SYS LED akan ngeblink lebih cepat, menandakan kita sedang berada di failsafe mode.
  • Good, itu artinya sekarang kita udah bisa nge-ping dan telnet ke 192.168.1.1. Silakan telnet 192.168.1.1.
  • Karena saya kemaren salah setting di Firewall, saya pikir lebih baik saya balikin settingan ke awal saja, saya reset dari nol lagi dengan mengetikkan "firstboot" di console.
  • Setelah itu, silakan diganti password rootnya. Tinggal ketik "passwd root" dan isikan password yang diinginkan.
Selesai, tinggal setting kembali routernya.

Monday, June 6, 2011

OpenWRT on TP-Link 3G/HSDPA Router



Berhubung saya lagi enakan ngoprek router 3G/HSDPA dari TP-Link (khususnya TL-MR3420), biar lebih mudah saya kumpulkan saja apa yang saya pelajari belakangan tentang OpenWRT di blog sederhana ini.

Semoga bermanfaat!

Popular Posts