Showing posts with label Vodafone. Show all posts
Showing posts with label Vodafone. Show all posts

Thursday, January 15, 2015

Reset 30 Detik HG553

Berikut ini adalah cara untuk masuk ke menu "Upgrade" di HG553 dengan cara menekan tombol reset yang ada di belakang router selama 30 detik sambil menghidupkan router.



  1. Matikan router HG553 anda.
  2. Tekan tombol reset yang ada di dalam lobang seperti terlihat pada foto di atas, bisa menggunakan mata pena seperti yang saya gunakan. Intinya, tombol yang di dalam sana bisa ditekan.
  3. Sambil menekan tombol reset ini lah kita hidupkan router (ON) dan terus tekan sampai hitungan 30 detik baru dilepas.
  4. Perhatikan LED yang ada di tengah (LED Power), warnanya biru pudar yang menandakan kita sudah berada pada posisi siap upgrade.


Silakan mau diupgrade menggunakan firmware OpenWrt yang mana saja sesuai dengan selera masing-masing. Langkah-langkah upgrade juga bisa dibaca di sini.

Firmware yang tersedia di blog ini misalnya firmware berikut:
OpenWrt HG553 OpenVPN Scrypt by Mikodemos Ragil
OpenWrt HG553 Huntsman

Selanjutnya silakan berkreasi.

Monday, January 12, 2015

Test Huawei Sharing Dock R101 OpenWrt Trunk

Beberapa hari lalu Mang Nanay mencoba satu firmware yang ternyata cocok untuk Huawei Sharing Dock R101 di versi trunk. Fungsi USB dan Ethernet ternyata juga bisa berjalan layaknya router lain yang sudah matang dengan OpenWrt. Karena penasaran, saya juga ikutan coba dengan ngebuild versi BB dan ternyata juga berfungsi baik. Lebih jauh, karena versi BB juga masih tergolong beti alias beda tipis, saya pikir mau coba trunk saja dulu sambil mencoba memasukkan fungsi OpenWrt yang kira-kira memungkinkan.

Dari beberapa kali build, fungsi yang bisa saya satukan hanya:
LuCI dan Modem
LuCI dan USB Storage (untuk extroot)

Dari keduanya ini masing-masing saling minus. Jika ketiganya saya satukan (LuCI, Modem, dan USB Storage) maka space di flashnya sudah tidak cukup. Saya tidak mencoba USB Storage + Modem karena sudah terbiasa dengan LuCI (minus LuCI rasanya ada yang kurang gitu).

Test koneksi internet
Test koneksi menggunakan modem Huawei E226. Beberapa kali di awal sering putus karena modemnya jadi begini:

[  181.410000] usb 1-1.4: USB disconnect, device number 4
[  182.940000] hub 1-0:1.0: Cannot enable port 1.  Maybe the USB cable is bad?
[  184.240000] hub 1-0:1.0: Cannot enable port 1.  Maybe the USB cable is bad?
[  185.520000] hub 1-0:1.0: Cannot enable port 1.  Maybe the USB cable is bad?
[  186.800000] hub 1-0:1.0: Cannot enable port 1.  Maybe the USB cable is bad?
[  186.820000] hub 1-0:1.0: unable to enumerate USB device on port 1

Entah karena ada paket yang kurang, atau karena kurang hati-hati saat bongkar routernya sehingga ada kabel di usb yang rusak.

Okay, what works by now:
USB
Ethernet

And, what don't work:
Wifi Internal

Belum bisa rilis firmwarenya sekarang ya, nanti kalau sudah stabil saja, siapa tau nanti juga bisa ditambahkan fungsi huntsman.

Sunday, December 21, 2014

OpenWrt Sharing Dock R101 - ALL0256N

Hari ini hanya ngetest beberapa image yang kompatible dengan Vodafone Sharing Dock R101. Kriteria utama dari pilihan image adalah: pake SoC 3050 dan 3052, pake SPI (4MB), dan terakhir pake MX25L3205D. Sengaja kriteria ini dipersempit sedemikian supaya mendekati spesifikasi R101 seakurat mungkin.

Dari sekian image, yang memenuhi kriteria sebagai berikut:
3G300M, ALL0256N, AWAPN2403, NW718, dan RT-G32-B1.

Karena pilihan saya selanjutnya diutamakan bisa koneksi ke router lewat LAN, maka pilihan satu-satunya hanya di ALL0256N. Image lain tidak bisa (mungkin secara default paket yang terinstall masih kurang, atau karena secara hardware sudah beda jauh). Hasilnya, bisa telnet ke router dan juga bisa mengakses LuCI:


Selanjutnya adalah menemukan cara supaya MAC address terdeteksi dan Wifi serta USB bisa berfungsi. Karena di firmware ini Wifi dan USB masih nihil.

Sampai di sini dulu. Istirahat, hari minggu ini mau baring-baring lah. Haha!

Saturday, December 20, 2014

Test OpenWrt di Sharing Dock R101

Setelah lelah berkonsentrasi di seputar U-Boot, akhirnya sore ini selesai juga upgrade ke versi SDK 3.6. Sebelumnya tidak bisa mendeteksi ethernet jadinya tidak bisa kalo pengen transfer file lewat TFTP. Pake serial butuh lama waktunya, bisa goreng indomie sampe selesai.

Ok, untuk test pertama, image yang saya gunakan entah dari posting yang mana saya pun sudah lupa karena kebanyakan jalan-jalan ke forum. Tapi yang jelas, ini image diload ke RAM, bukan dari flashnya Sharing Dock R101. Nah, malangnya untuk file yang buat di flash itu malah saya tidak punya. Tapi, ya sudah lah. Itung-itung buat ngilangin lelah setelah semingguan ini "sakit kepala".


Ini penampakan yang saya ambil dari UART ya, bukan pake telnet lewat IP LAN (konek ke LAN tadi bisa kok pake dhcp, sepertinya firmware yang ini udah lumayan bagus untuk R101). Dah, segitu aja, intinya untuk Vodafone Sharing Dock R101 bisa dipakein baju OpenWrt.

Selamat sore!

Thursday, December 18, 2014

Write SPI Flash - Sharing Dock R101 dari Raspi

Beberapa hari yang lalu Sharing Dock R101 yang saya upgrade bootloadernya brick (tidak bisa boot dah). Pusing mikirinnya, apalagi saya ini tidak termasuk pendekar solder (kalo nyolder kayak ayam matok di tanah makan beras). Setelah pikir punya pikir, dan nemu yang namanya test hook clip itu, akhirnya dapat juga barangnya tadi siang.

Tidak lama berselang, tak sabar lah mau praktek. Ini pengalaman pertama soalnya berurusan dengan SPI Flash Chip. Beberapa kali coba gagal tenan gan (gara-gara salah kait ke kaki ICnya). Hampir putus asa soalnya IC tidak terbaca di raspi. Eh, setelah diteliti dengan saksama, ternyata kait ke pin 1 dan 2 ketukar. Fiuhhh!!!

Setelah kedua kait saling tukar, akhirnya IC kebaca (lega!!!). Tinggal menyesuaikan command 'flashrom' di raspi menyesuaikan dengan size file dan size flash. Maaf gan, langkah-langkah yang saya lakukan tadi tidak sempat dicapture (ampun, lupa banget dah). Tapi baris per baris perintah di command line terminal linux mint saya kira-kira seperti ini:

sudo modprobe spi_bcm2708
modprobe spidev
(kedua baris command line di atas sesuai petunjuk flashrom)

flashrom -p linux_spi:dev=/dev/spidev0.0
(mendeteksi flash lewat raspi)

flashrom -p linux_spi:dev=/dev/spidev0.0 -c MX25L3205D/MX25L3208D -w newboot.img
(menulis file newboot.img ke flash lewat raspi)

Kalo ini, perintah di command line terminal linux mint di folder uboot saya:
truncate -s +4092984 newboot.img

Tertulis +4092984, itu adalah penambahan size file newboot.img yang sebelumnya hanya 101320 Byte agar bisa ditulis lewat flashrom di raspi.

Itu aja deh, kelanjutannya nanti kalau OpenWrt sudah berhasil dijalankan di Sharing Dock R101 ini. Oh iya, untuk letak kait ke IC bisa dilihat di foto ini:


Owalah, gelap ya...! Hehehe! Kamera hp murahan soalnya. Liat ini aja deh biar lebih jelas:


Kalau masih kurang jelas, silakan masuk ke webnya FlashRom.Org.

Bye bye!

Sunday, December 14, 2014

U-Boot untuk Sharing Dock R101

Melanjutkan posting sebelumnya tentang Sharing Dock R101, pada akhirnya saya upgrade juga bootloadernya ke U-Boot. Tadinya saya pikir bisa upgrade bootloader langsung lewat recovery web BrnBoot, tetapi dugaan saya salah karena ternyata ada proses pengecekan oleh bootloader yang ini.

Alhasil, saya compile dulu U-Boot dari SDK Ralink Rt3052 yang selanjutnya saya upgrade lewat serial di BrnBoot. Bootloader pun sudah berganti ke U-Boot.

Hanya saja, saat coba compile lagi U-Boot pake source code dari Wive-NG, ternyata malah bikin router nge-brick, led tidak nyala. Seolah-olah semuanya mati, ya mati total. Tetapi ketika Wireshark saya jalankan, router bisa dikoneksikan lewat LAN di IP Statik (walau tidak bisa diping). UART juga tidak berfungsi. Ya, benar! Sebut saja lah 'mati total'.

Malangnya lagi, kabel DKU-5 dan USB to TTL saya ikutan hangus. Hah! Lengkap sudah 'penderitaanku'. Terpaksa beli lagi USB to TTL dulu baru nanti dilanjutkan lagi.

Nyari-nyari referensi dulu buat ngeflash langsung ke eeprom router yang udah nge-brick ini (total ada dua router brick, yang satunya GlobeSurf X.1). Saya tidak terlalu pandai main solder, apalagi modalnya hanya solderan biasa (tidak punya Hot Air alias blower). Kalau mau lepas IC tersebut menggunakan solder ini, mau tidak mau harus beli peralatan tambahan lainnya. Oleh karena itu, saya googling nyari referensi lagi, barangkali raspi yang saya punya bisa digunakan sebagai eeprom programmer tanpa harus melepas IC dari board.

Hasil googling menuntun saya untuk beli 'test hook clip':


Alhamdulillah, di Tokopedia ada yang jual, walaupun posisi penjual hanya ada di Blitar (lumayan jauh juga kali ini). Ada sih semalam nemu yang di Bekasi, tapi clipnya yang tidak pake kabel (tidak cocok dengan keinginan dan keperluan saya). Tinggal menunggu kedatangan barangnya baru bisa experiment lagi.

Selanjutnya, saran saya, kalau tidak ingin mengalami kejadian 'mati total' gini, ada baiknya cari info sebanyak-banyaknya dulu tentang U-Boot yang akan dipasang di board ini.

Tuesday, December 2, 2014

Firmware OpenWrt HG553 Huntsman


Setelah beberapa kali nge-build firmware OpenWrt untuk HG553 dengan Huntsman, akhirnya selesai juga. Hanya saja, untuk versi BB dan CC tidak berhasil saya build dengan sempurna (modem selalu error dengan: instat callback -2 ketika dicolokkan). Alhasil, saya build menggunakan AA dan modem bisa terkoneksi ke internet.

Saya belum sempat mencobanya lebih jauh, karena keterbatasan koneksi di rumah (sebatas menggunakan XL Unlimited dengan Modem Huawei E226). Hanya saja, untuk build kali ini memang dikhususkan untuk penambahan Huntsman saja secara default (bagi yang sudah terbiasa dengan firmware huntsman silakan dicoba). Mohon maaf, saya tidak bisa ngasih support secara penuh, saya harap teman-teman bisa nyari referensi tambahan lainnya untuk terkoneksi menggunakan firmware ini.

Di firmware ini, tidak banyak aplikasi tambahan terinstall karena fokusnya untuk terkoneksi ke internet menggunakan modem. Hasilnya, space yang tersedia masih cukup banyak untuk teman-teman menginstall aplikasi pilihan sesuai selera masing-masing.

Silakan download firmware OpenWrt HG553 Huntsman di sini.

Moga firmware ini bisa mengatasi masalah koneksi modem HSDPA yang sering idle dan menjadi masalah ketika digunakan untuk nge-FLY. Hehehe!!! Enjoy the show!

Uncasing Vodafone Sharing Dock R101

Baru punya kesempatan untuk bongkar-bongkar router yang satu ini, Vodafone Sharing Dock R101. Karena tidak punya referensi yang cukup, akhirnya proses pembongkaran mengakibatkan klip tutup atasnya patah (terlihat di foto ada serpihan putih di sebelah bawah itu).

Router ini tidak banyak digemari atau user memang sudah puas dengan firmware pabrikan, saya juga kurang tau. Tidak banyak dibicarakan cara-cara upgrade ke OpenWrt, malah ketemunya hanya satu thread yang itu pun tidak sepenuhnya menjurus ke 'how to' nya.

Tidak apalah, referensi sedikit pun musti digali lagi agar menemukan yang cocok. Oh ya, ini link ke pembahasan di forum OpenWrt:
Arcadyan WG7012E22 (Vodafone R101)

Bootloadernya menggunakan BRNBoot, sedangkan versi OpenWrt yang disarankan adalah versi RT305X yang bisa dilihat di sini. Saya sendiri belum mencoba, karena masih mengumpulkan referensi-referensi tambahan agar jika terjadi kesalahan sudah siap dengan segala kemungkinan.

Oprek-oprek saya baru nyampe di sini:

Halaman untuk Upgrade Firmware
Halaman untuk Upgrade Bootloader

Sampai di situ, lanjut cangkul-cangkul dulu.

Saturday, November 29, 2014

HG553 Murah Meriah Sedunia

Maaf, sebelumnya, saya tidak sedang berafiliasi dengan Jaknot, dan tentunya tulisan ini tidak ada kaitannya dengan Jaknot sama sekali secara bisnis atau apapun yang menguntungkan atau merugikan pihak Jaknot, apalagi saya sendiri.

Sengaja judul tulisan ini saya buat sedemikian fantastis, sekali-kali lah bikin yang beginian, sekalian mau tau hasilnya seperti apa. Kebetulan pula, harga HG553 yang kemaren ditawarkan oleh Jaknot ini beneran murah meriah, yaitu seharga Rp.29.900,-. (Dua Puluh Sembilan Ribu Sembilan Ratus Rupiah; terbilang). Ada yang lebih murah nggk dengan spek yang sama?

Infonya muncul dari Group OpenWrt Indonesia di FB, dan hasilnya juga teman-teman bilang "Seperti Beli Kucing Dalam Sarung". Saya cuma ikutan penasaran, dan kebetulan pula memang lagi butuh satu lagi router yang cocok untuk menjalankan Wordpress (mudah-mudahan HG553 ini nanti mampu), jadi momennya benar-benar pas lah.

Beberapa kasus yang muncul, misalnya ada yang dapat router 'hangus' alias panas, ada yang nggk nyala lednya, atau dalam arti kata sesungguhnya bisa dibilang "rusak" dan butuh diklaim/dikembalikan. Alhamdulillah, saya dapatnya yang normal-normal sahaja dan berfungsi baik.

Perlu diketahui, ini router hadir tanpa adaptor, jadi untuk keperluan menyuplai listriknya musti sudah disiapkan dulu adaptor 12v - 1A (tulisan di web jaknot gitu, tapi saya menggunakan adaptor untuk receiver TopasTV yang 12v - 1.5A tadi). Ini dia catatan resmi dari Jaknot:
Tanpa box. Kondisi locked ga bisa pake mesti unlock dulu. Tanpa adaptor. Adaptor memakai 12V 1A standard.
1 x HG553 Router (LOCKED Vodafone) . This Router is LOCKED with Vodafone network only and cannot be use before unlock. Seller are not responsible for any condition may appear. JakartaNotebook not offering any unlock service for this non-warranty item.
Condition : 14-Days item (Body tidak mulus).
Jadi, harap dimaklumi saja kalau teman-teman bilang beli kucing dalam sarung. :v

Router HG553 ini tadi begitu di-ON-kan tidak bisa konek menggunakan kabel LAN di dhcp, harus setting IP secara manual dulu (setup saja di 192.168.1.2 untuk PC). Ketika konek, akses ke http://192.168.1.1 akan memunculkan halaman upgrade firmware. Dari sini, langsung saja saya upgrade ke OpenWrt (tidak sempat liat halaman default firmware dari pabrikan). Kebiasaan buruk saya ini, harap jangan ditiru.

Hasilnya, jadilah HG553 dengan firmware pihak ketiga yaitu OpenWrt HW553 (build sendiri biar tambah puas).
HG553 Huntsman - Koneksi Modem ZTE belum bisa.


Pendapat akhir saya:
  • Router benar-benar murah untuk sepek segitu.
  • Router sudah dalam kondisi unlock (mengacu pada info tentang mengganti bootloader yang ada di kaskus).
  • Sebelum bisa digunakan, router musti diupgrade terlebih dahulu karena ketika di-ON-kan pun routernya minta diupgrade.
  • USB atas berfungsi normal (saya test dengan modem ZTE MF627).
  • USB bawah belum tau, belum saya test untuk harddisk atau pun lainnya.
  • Power adaptor 12v 1.5A berfungsi dengan baik (saya comot dari receiver topastv).
  • Router tidak panas, masih normal seperti produk HG553 yang satunya dulu saya beli.
  • Firmware Barrier Breaker dan Trunk dengan Huntsman gagal untuk konek modem.
  • Firmware Attitude Adjustment lebih cocok sepertinya, error yang terjadi di BB dan CC saat modem dicolok di usb atas ternyata tidak terjadi di AA.
Itu saja pendapat saya. Moga tidak berlebihan.

Popular Posts